Pembelajaran Aktif dengan Facebook


“Anda dapat memberitahu para peserta didik tentang apa yang perlu mereka ketahui dengan sangat cepat, tetapi mereka bahkan akan lebih cepat melupakan apa yang Anda beritahukan kepada mereka”. Barangkali hampir semua pendidik pernah mendengar atau bahkan mengutip kalimat yang sering dipakai oleh para guru, fasilitator, atau siapapun yang tugas utamanya “menginformasikan” atau “mengkomunikasikan” ide atau suatu pemikiran di bidang apa pun. Maksudnya tiada lain adalah bahwa pembelajaran secara aktif itu lebih efektif dan lebih bermakna bagi siapapaun yang disebut audience atau peserta didik, di lingkup atau tingkat manapun.

Ya, banyak hal yang dapat diajarkan, bukan diberitahukan. Belajar bukan merupakan konsekuensi otomatis dari penyampian informasi ke dalam kepala seorang peserta didik. Belajar membutuhkan keterlibatan mental dan tindakan dari pelajar (orang yang belajar) itu sendiri.  Penjelasan dan peragaan oleh mereka (para pendidik) sendiri tidak akan menuju ke arah belajar yang sebenarnya dan tahan lama. Hanya cara belajar aktif saja yang akan mengarahkan kepada pengertian ini.

Apa yang membuat pembelajaran aktif?

Pada saat kegiatan itu aktif, peserta didik melakukan sebagian besar pekerjaan yang harus dilakukan. Mereka menggunakan otak mereka, mempelajari gagasan-gagasan, memecahkan berbagai masalah, serta menerapkan apa yang mereka pelajari, termasuk menyebarluaskan ide-ide atau  gagasan-gagasan mereka kepada yang lain untuk dapat dikritisi sehingga akan diperoleh ide-ide baru yang segar.

Dalam kaitan ini, sebagai salah satu pelaku pembelajaran TIK,  dalam pikiran saya ada gagasan untuk memanfaatkan situs jejaring sosial Facebook untuk mendukung terlaksana pembelajaran aktif.  Sekaligus untuk sedikit memberi gambaran tentang sisi yang berbeda dari berita-berita di berbagai media massa tentang penyalah gunaan Facebook yang menggiring opini banyak orang bahwa  seolah-olah yang namanya Facebook itu tidak ada manfaatnya sama sekali. Memang media cetak maupun elektronik di beberapa waktu terakhir dengan gencar memberitakan tentang penyalahgunaan facebook oleh sementara penggunanya, mulai dari penculikan sampai dengan tindakan melecehkan pihak lain yang berbuntut kepada proses hukum. Berdasarkan hal ini, seolah-olah facebook menjadi mahluk haram yang benar-benar harus dihindarkan.

Tidak adakah manfaatnya? Tulisan ini mencoba untuk mengungkapkan sisi lain dari penggunaan facebook, yakni dalam pembelajaran di sekolah.

Dari fitur-fitur atau fasilitas yang digunakan di Facebook, seperti status, notes, chat, fasilitas untuk mengunggah gambar, dan lain-lain memberikan peluang untuk terjadinya interaksi guru-murid. Para murid pun dapat mengungkapkan ide-ide segarnya melalai message atau pun notes. Demikian pula guru. Tugas guru dapat dikirim kepada siswa (kelompok atau sendiri-sendiri/individual) melalui message. Ruang diskusi dapat dilakukan di fasilitas chat room.

Peluang bagi peserta didik untuk dapat mempelajari sesuatu  secara baik menggunakan segenap inderanya (baca: aktif) dapat terlayani oleh fasilitas-fasilitas yang ada di Facebook. Peserta didik dapat mendengar sesuatu, melihat sesuatu, mengajukan pertanyaan tentang sesuatu, atau bahkan mendiskusikannya dengan yang lain, dengan sesama peserta didik atau bahkan dengan sekelompok guru. Bahkan, peserta didik dapat “memecahkan” permasalahannya sendiri, menemukan contoh-contoh, dan mencoba keterampilan berkomunikasi, dan menyelesaikanserta menyerahkan tugas-tugas yang telah ditentukan oleh guru.

Bagaimana caranya?

Adalah penawaran ide di situs Jardiknas (http://jardiknas.depdiknas.go.id/index.php/forumkita/34-forum-sma/1538-pemanfaatan-facebook-untuk-pembelajaran.html) tentang teknik pemanfaatan Facebook untuk pembelajaran. Barangkali dapat dipertimbangkan dan didiskusikan lebih lanjut di forum ini.

Cara Penggunaan Facebook untuk pembelajaran.

1. Semua siswa membuat akun facebook.
2. Guru meng-add semua siswa di facebook dan memasukannya per group sesuai rombongan belajar.
3. Guru menyediakan materi pembelajaran melalui Catatan / Notes.
4. Siswa membaca materi dari Catatan guru.
5. Guru memberikan tugas melalui kotak pesan ke semua siswanya sehingga bisa memberikan tugas berbeda perorangan.
6. Siswa menjawab tugas dengan mengirim pesan ke gurunya.
7. Guru memberikan ruang konsultasi melalui forum / group
8. Guru membentuk ruang diskusi melalui fasilitas chat…
Demikian semacam prasaran yang dapat saya sampaikan. Tanggapan dan gagasan dari berbagai pihak sungguh diharapkan.

3 gagasan untuk “Pembelajaran Aktif dengan Facebook

  1. Materi pembelajaran sebaiknya jangan diletakkan di Profile Notes, sebab siswa mungkin bisa melihat bagian pribadi akun guru secara tidak sengaja. Akan lebih baik jika guru membuat Facebook Pages sebagai sarana penyampaian materi tertulis, dan membuat Facebook Grous sebagai sarana diskusi online. Dengan demikian, materi pembelajaran akan nampak lebih profesional dan bebas dari kesan privasi.

  2. saya sangat setuju engan program pembelajaran aktif dengan facebook,.
    qt lihat saja sekarang ini hampir seluruh anak dari SD(yang sudah pandai facebook) sampai yang sudah berumah tangga menggunakan facebook.
    jadi alangkah baiknya jika facebook dapat dimanfaatkan dengan baik sperti ini.
    anak jadi termotivasi untuk aktif mengeluarkan pendapat,unek2, serta dapat mengembangkan kreatifitasnya.
    anak akan lebih merasa tertaik dengan pembelajaran seperti ini.
    anak yang tadinya hanya online untuk chat, kini dapat sekaligus belajar dengan adanya program ini.
    anak dapat dengan mudah memecahkan masalah dalam pembelajaran atopun saat mengerjakan tugas, karena selain hanya untuk facebookan , anak juga akan mengakses berbagai materi yang sedang dy cari. dengan begitu anak akan dengan mudah mendaapatkan materi itu dan menerapkanya dalam pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s