Beragam Ancaman Untuk Komputer


Artikel yang ditulis oleh Wing Wahyu Winarno (Harian Umum Kedaulatan Rakyat, Senin 11 Oktober 2010, halaman 15),   penting untuk dibaca oleh para pengguna komputer, sehingga tahu dan memahami ancaman-ancaman apa yang dapat menganggu kenyamanan dalam berkomputer. Gangguan-gangguan terhadap komputer kita sepertinya memang tidak dapat dihindari, melainkan harus dihadapi dan diatasi sehingga tidak menganggu. Agar dapat melakukan itu, langkah yang paling pertama adalah mengetahui beragam ancaman terhadap komputer kita.

Artikel selengkapnya, sebagai berikut!

KOMPUTER merupakan alat bantu manusia di zaman modern. Komputer semakin pintar, karena dapat mengerjakan banyak hal, mulai dari hiburan sampai hal-hal serius. Sebagai alat komunikasi, komputer juga tidak tertandingi oleh alat lain. Di balik kecanggihannya, komputer juga menghadapi ancaman yang semakin serius. Kalau dulu orang hanya mengenal virus, kini komputer harus menghadapi worm, intrusion, sabotage, timebomb, keylogging, sneaking dan sebagainya.
Beberapa kenalan penulis mengeluh karena akun email atau facebook-nya, tidak dapat lagi digunakan. Bahkan justru orang lain yang kini mengendalikan akun pribadi tersebut. Kalau hanya untuk mengganti-ganti status dan foto, tentu tidak begitu masalah. Tetapi kalau digunakan untuk meminta bantuan atau untuk merengek-rengek meminta cinta atau perhatian, tentu menjadi soal lain. Lalu muncul pertanyaan, bagaimana mungkin alamat e-mail yang memerlukan password, tiba-tiba dapat dikuasai orang lain? Bisakah perampasan email tersebut direbut kembali?
Cerita di atas sebenarnya baru satu contoh dari puluhan atau ratusan ribu serangan terhadap sistem komputer. Komputer memang semakin pintar. Tidak hanya program-programnya yang semakin canggih, tetapi juga semakin mampu berkomunikasi dengan perangkat lain dengan jalur nirkabel, sampai Internet. Komunikasi yang ditujukan untuk bertukar data dengan  perangkat dan pengguna lain, akhirnya juga dapat disisipi atau ditumpangi tamu tak diundang yang tidak hanya mengintai atau mengganggu kinerja komputer kita, tetapi bahkan merusak dan mengambil alih ‘daerah kekuasaan kita’.
Tidak seperti kejahatan konvensional yang mudah dan cepat diketahui korbannya, kejahatan di dalam dunia komputer sering kali tidak diketahui. Kapan komputer kita diserang, apa bentuk serangannya dan apa akibatnya, kita tidak akan mudah mengetahui. Serangan sendiri  akibatnya sangat bervariasi, mulai dari sekadar mengganggu sistem operasi dan program aplikasi, sehingga kinerjanya melambat, lalu perusakan terhadap file-file penting kita agar komputer lama-kelamaan tidak dapat dipakai, sampai pada pencurian data penting. Bayangkan kalau akun e-mail, facebook, twitter, bahkan akun blog kita dikuasai orang lain, apa yang terjadi?
Bagaimana Mengatasinya?
Apakah ancaman terhadap sistem komputer kita dapat dikurangi atau dicegah? Jawabnya bisa ya, bisa tidak, atau dengan kata lain tergantung. Kalau komputer hanya dipakai sendiri, tidak pernah terkoneksi dengan Internet atau jaringan komputer, tidak pernah bertukar file melalui flash disk atau CD, dan tidak pernah digunakan orang lain, mungkin komputer Anda sangat aman dari berbagai serangan.
Cara lain agar kita dapat ‘hidup sehat’ dalam menggunakan komputer adalah dengan bersikap waspada. Jangan gunakan program-program bajakan, karena seringkali program bajakan sudah disisipi dengan program-program pengintai (spyware) atau perusak (malware) lainnya. Program-program ini sangat sulit untuk diketahui dengan ‘mata telanjang’, meskipun oleh orang yang berpengalaman sekalipun. Bayangkan saja, pada saat kita menjalankan sebuah program komputer, ada ratusan atau bahkan ribuan proses yang terjadi di dalam perangkat komputer dan semuanya dapat ditumpangi program perusak.
Nah, cara terakhir yang tidak boleh ditinggalkan adalah menggunakan program-program yang berfungsi sebagai penangkal serangan terhadap sistem komputer kita. Kalau dulu, program-program ini sering dikenal dengan program ëanti-virusí, tetapi kini anti-virus saja tidak cukup, karena serangan sudah semakin bervariasi bentuk, cara, dan akibatnya. Program-program ini boleh dibilang sebagai program ‘security-ware’, karena selain menangkal virus, juga dapat menangkal berbagai serangan terhadap sistem komputer kita. Sebagai contoh, pencurian data, pengiriman e-mail otomatis, penyebaran virus atau program perusak lainnya, dan masih banyak lagi.
Program security-ware ini sudah banyak yang tersedia secara gratis di Internet, namun kemampuannya sangat terbatas. Program seperti ini misalnya adalah Avast, AVG, Antivir, dan Smadav. Bila Anda ingin memiliki program yang ampuh atau full-version, Anda dapat menggunakan program berlisensi, misalnya produk Kaspersky yang sekarang sedang populer di kalangan pengguna komputer. Harganya mulai dari sekitar Rp 100.000 dan memiliki berbagai kemampuan yang tidak dijumpai pada program gratisan. Misal, pengendalian file yang dapat diterima oleh komputer, penanganan terhadap file-file yang terkena ancaman serangan atau bahkan sampai pada pemblokiran informasi krusial, seperti nomor rekening, alamat rumah, telepon, bahkan informasi kegiatan keluarga. Program Kaspersky dapat mencegah keteledoran seperti itu.
Mungkin Anda merasa sayang untuk mengeluarkan beberapa puluh atau beberapa ratus ribu rupiah untuk mengamankan ‘wilayah kekuasaan’ di dalam sistem komputer Anda. Tetapi kalau Anda bandingkan dengan ancaman dan akibat yang Anda derita, pengeluaran tersebut masih jauh lebih kecil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s