Mentransfer Data Dengan Wireless di Windows 7


PERNAH membayangkan bagaimana repotnya memindah data secara manual dari satu laptop atau Personal Computer (PC ) ke laptop lain menggunakan flash disk? Jika dikalkulasi, apabila data yang dipindah adalah sebanyak 200 GB sedangkan kapasitas flash disk hanya 1 GB tentu akan butuh colak-colok flash disk selama 200 kali.

Di samping tentu saja sangat melelahkan dan membuang waktu, hal tersebut juga dapat membuat port USB pada laptop semakin renggang dan tidak berfungsi baik karena seringnya flash disk keluar-masuk.

Belum lagi dengan kinerja read and write data flash disk yang rata-rata hanya 33mb/s (read) dan 23mb/s (write) pada USB port versi 2.0. Sekarang sudah memasuki USB versi 3.0.

Read adalah kecepatan membaca transfer data dari dan ke komputer sedangkan write adalah kecepatan menulis di flash disk, seperti saat men-save atau mengedit dokumen langsung dari flash disk.

Beragam alasan para pengguna komputer memindah data dalam jumlah banyak, mulai dari mempunyai laptop baru, ganti harddisk, atau sebagai cadangan penyimpanan sementara (backup).

Apapun itu tentu akan membuat waktu sangat tidak efektif jika dilakukan secara manual, belum lagi data atau sejumlah folder yang harus ditata manual lagi mengingat data yang di-copy tidak tertata dengan otomatis. Atau di suatu hari lupa membawa flash disk dan ingin mengcopy film dari laptop teman ke laptop Anda.

Kesemuanya itu dapat dilakukan hanya dengan sinyal Wi-Fi atau Wireless Fidelity. Hampir semua jenis merek notebook atau netbook (laptop mini) sekarang ini memiliki fasilitas sinyal Wi-Fi. Secara umum sinyal Wi-Fi hanya digunakan untuk internetan atau hotspotan saja. Padahal dengan sinyal Wi-Fi ini kita dapat melakukan transfer data dari dan ke laptop dengan kecepatan maksimal sama halnya kecepatan menggunakan kabel pear to pear (menggunakan atau memasang kabel UTP pada komputer ke komputer).

Tidak hanya file sharing (berbagi file) tetapi juga internet connection sharing (berbagi koneksi internet). Pada Windows 7, ada fasilitas yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Fitur itu bernama Wireless Ad Hoc. Konfigurasinya pun lebih mudah dibandingkan pada pendahulunya Windows XP dimana kita tidak harus manual mengetikkan IP address (alamat Internet Protokol) pada masing-masing laptop.

Untuk dapat menggunakan file sharing, hidupkan terlebih dahulu Wireless pada kedua laptop. “Buka Control Panel” > “Network and Internet” > “Network and Sharing Center”. Pilih “Set up a new connection or network”. Akan tampil permintaan untuk mengetikkan “Network name (SSID)”, “Security type, dan Security Key”. Dengan begitu telah dibuat sebuah network baru dengan network name yang telah ditentukan.

Untuk dapat melakukan Internet Connection Sharing, cukup memilih option “Turn on Internet Connection Sharing” dengan syarat telah memiliki koneksi internet sebelumnya dengan menggunakan kabel Local Area Network (LAN ), dial up atau modem 3G, dan sebagainya.

Internet Connection Sharing sudah dapat digunakan, akan tetapi untuk pengaturan yang lebih spesifik pada masing-masing koneksi internet yang digunakan yaitu pengaturan konfigurasi pada: “Control Panel” > “Network and Internet” > “Network and Sharing Center” kemudian pilih jenis koneksi yang ingin dishare, masuk ke properties, pilih tab sharing, setelah itu beri tanda centang pada “Allow Other Network Users to Connect Through this Computer’s Internet Connection”.

Saat ini komputer telah menjadi sebuah access point yang menunggu setiap client. Akan tetapi wireless adapter masih belum mempunyai IP Address, IP address akan muncul apabila ada client yang sudah masuk dan secara otomatis maka komputer kita akan menjadi gateway untuk setiap client yang login.

Untuk melakukan file sharing, klik kanan pada folder yang akan kita share selanjutnya pilih “Properties”, pilih option “Sharing” > “Advanced Sharing” > check box “Share this folder”.

Secara default “Permissions” yang diset adalah “Allow read for everyone”, akan tetapi kita dapat mengkonfigurasikan sendiri permission share tersebut. Dengan demikian proses pertukaran file melalui jaringan wireless dapat dilakukan.

Selamat mencoba, semoga berhasil.

Dikutip dari tulisan Sujarwo ST MT, Direktur Pusat LPK Komputer e-FAC Yogyakarta, di Rubrik Digital Harian Umum KR Senin, 13 Desember 2010, halaman 19.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s