Perang Microsoft Hotmail versus “Graymail”


Pernahkah Anda menerima e-mail berupa informasi penawaran produk, partisipasi survei, promosi event, atau pengumuman massal, yang masuk ke inbox karena Anda pernah dengan tidak sadar berlangganan newsletter atau grup mailing list tertentu?

Deretan e-mail seperti itu umumnya tidak tersaring secara sempurna oleh sistem filter penyedia e-mail karena tidak dianggap sebagai spam. Microsoft mengategorikan e-mail-e-mail tersebut ke dalam istilah “graymail”.

Menurut catatan Microsoft, setiap individu pengguna internet rata-rata memiliki 2 – 3 akun e-mail. Sebagian besar di antaranya digunakan untuk kepentingan personal dan menerima antara 30 – 40 e-mail per hari. Lebih dari setengah dari total pengguna memeriksa inbox lebih dari 2 kali dalam sehari, bahkan bisa sampai 20 kali.

Gawatnya, berdasarkan laporan Symantec, 90% e-mail yang beredar di internet dapat dikategorikan sebagai spam dan graymail.

Hermawan Sutanto (Director, Central Marketing Organization, Microsoft Indonesia) menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk Microsoft Digital Crimes Unit khusus untuk memerangi kejahatan cyber, termasuk perbuatan para spammer.

“Melihat fakta bahwa pengguna dapat terganggu karena graymail, Microsoft menciptakan solusi dengan menggunakan teknologi Trusted Sender dan SmartScreen yang mampu menyaring sekitar 5,5 miliar pesan spam dan graymail setiap harinya,” lanjut Hermawan. Solusi teknologi dari Microsoft ini tentu saja hanya berlaku bagi para pengguna akun Hotmail.

Hotmail sendiri telah berbenah dengan menambah kapasitas penyimpanan hingga 1 Petabytes per minggu, meningkatkan performa sampai 10 kali lebih cepat, penolakan terhadap konfigurasi password yang dianggap kurang aman, penyediaan kalender dan agenda, serta masih banyak lagi.

Beberapa feature andalan Hotmail dalam memerangi grayscale antara lain:

  • Penyaringan newsletter, termasuk tombol Unsubscribe.
  • Manajemen folder yang canggih dengan pemberian nama berdasarkan kategorisasi sebelumnya.
  • Penjadwalan pembersihan inbox, termasuk menyimpan e-mail terakhir dari pengirim.
  • “Flags done right” untuk menandai e-mail yang penting dan akan ditempatkan di urutan teratas inbox.
  • Reaksi lebih cepat, termasuk penyesuaian antarmuka.
Sumber:
Infokumputer (http://www.infokomputer.com/)
Jumat, 07 Oktober 2011 16:58 | Ditulis oleh Erry FP. |

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s